Skip to main content

Mengungkapkan Aksi Tanpa Melibatkan Subyek Keajaiban Passive Voice

By: Johan Supriyanto, S.Kom. - Januari 16, 2024

Passive voice adalah struktur kalimat yang memungkinkan kita untuk fokus pada objek atau hasil tindakan tanpa harus menekankan subyeknya. Artikel ini akan menjelaskan esensi passive voice dan relevansinya dalam konteks lembaga les bahasa Inggris dewasa dan kursus belajar bahasa Inggris online.

Mengungkapkan Aksi Tanpa Melibatkan Subyek Keajaiban Passive Voice

1. Apa Itu Passive Voice?

Passive voice adalah cara menyusun kalimat di mana objek dari suatu tindakan menjadi fokus, sedangkan subyeknya kurang ditekankan atau mungkin tidak disebutkan sama sekali. Sebagai contoh: "The book was read by the students."

2. Kapan Menggunakan Passive Voice?

Objek Lebih Penting:

  • Ketika kita ingin menekankan objek atau hasil tindakan, passive voice efektif digunakan. Contoh: "A beautiful painting was created by the artist."

Subyek Tidak Diketahui atau Kurang Penting:

  • Jika tidak ada informasi tentang siapa yang melakukan tindakan atau jika subyeknya tidak begitu relevan, passive voice memberikan kejelasan. Contoh: "The message has been received."

3. Relevansi dengan Pembelajaran Bahasa Inggris:

Kursus Belajar Bahasa Inggris Online:

Lembaga Les Bahasa Inggris Dewasa:

  • Di lembaga les, penguasaan passive voice menjadi bagian integral dari kemampuan menulis dan berbicara. Hal ini memberikan keahlian yang diperlukan dalam konteks profesional.

4. Penerapan Passive Voice dalam Konteks Pekerjaan:

Riwayat Profesional:

  • Dalam menulis CV atau surat lamaran kerja, passive voice dapat memberikan nuansa formal dan profesional. Contoh: "Several projects were successfully managed during my tenure."

Dokumentasi Bisnis:

  • Menulis laporan atau dokumen bisnis sering melibatkan penggunaan passive voice untuk mengarahkan perhatian pada hasil atau keputusan yang dibuat.

5. Tantangan dalam Menggunakan Passive Voice:

Verbs Tidak Semua Pasif:

  • Beberapa kata kerja mungkin tidak memiliki bentuk pasif yang umum. Pembelajar harus memahami kapan menggunakan dan tidak menggunakan passive voice.

Memahami Konteks Kalimat:

  • Pemahaman konteks kalimat dan tujuan komunikatifnya penting agar penggunaan passive voice tetap sesuai.

Kesimpulan:

Passive voice, meskipun terkadang dianggap rumit, membuka pintu untuk variasi dan fleksibilitas dalam bahasa Inggris. Dalam konteks lembaga les bahasa Inggris dewasa dan kursus belajar bahasa Inggris online, pemahaman dan penggunaan yang tepat akan memberikan keuntungan signifikan dalam kemampuan berbahasa.

Silahkan tuliskan komentar anda sesuai dengan topik pada postingan ini.
Buka Komentar
Tutup Komentar