Uang tahun 2009

Uang Tahun 2009 – Bank Indonesia mengeluarkan uang kertas baru pada tahun 2009 yang ditandatangai oleh Boediono. Walaupun mempunyai gambar yang sama dengan uang keluaran tahun 2000-2008, namun terdapat perbedaan pada uang tahun 2009 yaitu mempunyai beberapa cirri-ciri sebagai berikut:

  1. Di bagian depan tercetak tahun 2009.
  2. Terdapat tanda tangan yang berbeda.
  3. Tahun emisi yang tercantum di bagian bawah uang sesuai dengan tahun pertama kali uang itu diterbitkan:

Nominal 1000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2000
Nominal 5000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2001
Nominal 10000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2005
Nominal 20000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2004
Nominal 50000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2005 dan
Nominal 100000 rupiah tercantum PERUM PERCETAKAN UANG RI IMP 2004

Nominal-nominal baru tahun 2009 tersebut adalah:

Nominal 1000 rupiah

Uang tahun 2009

Nominal 1000 rupiah 2009 Boediono

Nominal 5000 rupiah

Uang tahun 2009

Nominal 5000 rupiah 2009 Boediono

Nominal 10000 rupiah

Uang tahun 2009


Nominal 10000 rupiah 2009 Nominal 10000 rupiah 2009 Boediono

Nominal 20.000 rupiah

Uang tahun 2009

Nominal 20000 rupiah 2009 Boediono

Nominal 50.000 rupiah

Uang tahun 2009


Nominal 50000 rupiah 2009 Nominal 50000 rupiah 2009 Boediono

Nominal 100.000 rupiah

Uang tahun 2009

Selain nominal-nominal tersebut, terdapat juga satu nominal terbaru yaitu nominal 2000 rupiah, dengan gambar depan pangeran Antasari dan gambar belakang tarian adat dayak. Nominal 2000 rupiah ini diluncurkan di Banjarmasin dan ditandatangani oleh Miranda S Goeltom. Di bawah ini adalah cuplikan berita peluncurannya yang dikutip dari situs Bank Indonesia:

No.11/ 19 /PSHM/Humas

Miranda S. Goeltom (Pejabat sementara (pjs) Gubernur Bank Indonesia), didampingi oleh S. Budi Rochadi (Deputi Gubernur Bank Indonesia bidang pengedaran uang), Rudy Ariffin (Gubernur Kalimantan Selatan), dan Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah), di Banjarmasin, pada hari Kamis, tanggal 9 Juli 2009 secara resmi meluncurkan uang kertas baru dengan nominal 2.000 rupiah tahun emisi 2009 sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Dalam sembutannya pjs Gubernur Bank Indonesia, Miranda S.Goeltom: “Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis nominal yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar”.

Uang nominal baru 2000 rupiah tersebut bergambar Pahlawan Nasional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yaitu Pangeran Antasari dengan warna dominan abu-abu dan pada bagian belakang bergambar Tarian Adat Dayak. Pemilihan gambar depan pahlawan tersebut mengacu pada desain uang sebelumnya yang bergambar depan pahlawan. Hal ini merupakan suatu bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk turut serta melestarikan budaya bangsa. Nominal 2000 rupiah ini akan mulai berlaku sebagai alat pembayaran yang sah mulai tanggal 10 Juli 2009. Unsur pengaman pada uang 2000 rupiah ini yaitu berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari selain itu juga terdapat benaang pengaman pada kertas uang dengan tulisan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah jika terkena sinar ultraviolet. Uang kertas nominal baru ini mengakomodasi kebutuhan para tuna netra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yang berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.

Sama halnya saat mengeluarkan uang kertas baru nominal 100.000 rupiah dan 20.000 rupiah tahun emisi 2004, serta 50.000 rupiah dan 10.000 rupiah tahun emisi 2005, saat mengeluarkan uang kertas nominal baru 2000 rupiah Bank Indonesia juga mengeluarkan Uncrut 2000 rupiah (uang 2000 rupiah khusus yang belum terpotong) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang uncrut masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet dan 50 bilyet.

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT
Didy Laksmono R. Kepala Biro

Nominal 2000 rupiah Pangeran Antasari

Uang tahun 2009

Terdiri dari 2 jenis Bentuk uang uncut yang diluncurkan pada tanggal 10 Agustus 2009

Uang tahun 2009


sertifikat Uncut 2000 rupiah x 2
Uncut 2000 rupiah x 2 lengkap berikut folder dan sertifikat Uncut 2000 rupiah x 2 lengkap berikut folder dan sertifikat.

Uang tahun 2009

sertifikat Uncut 2000 rupiah x 4
Uncut 2000 rupiah x 4, berikut folder dan sertifikat Uncut 2000 rupiah x 4, berikut folder dan sertifikat

Uang tahun 2009

Sumber: uang-kuno.com

Demikian sedikit penjelasan mengenai uang kertas tahun 2009 yang di keluarkan BI. Semoga penjelasan di atas dapat menambah wawasan anda mengenai uang yang pernah di terbitkan BI.

share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *